[breadcrumb]

Penyakit hepatitis B merupakan masalah kesehatan dunia, termasuk Indonesia yang merupakan negara endemis penyebaran penyakit hepatitis B. Hepatitis B merupakan suatu penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (VHB) yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati/kanker hati. Virus ini tidak menyebar melalui makanan atau kontak biasa, tetapi dapat menyebar melalui darah atau cairan tubuh dari penderita yang terinfeksi. Penularan virus hepatitis B ini dapat melalui bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi hepatitis B, kontak darah/cairan tubuh melalui kulit terbuka seperti gigitan, sayatan, atau luka memar. Kontak dengan benda yang terkontaminasi dengan darah atau cairan tubuh misalnya sikat gigi, alat cukur, alat perawatan penyakit diabetes. Melakukan hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik, pearcing.
Sebagai upaya pencegahan penyakit hepatitis B, Klinik Raisha melakukan vaksinasi masal hepatitis B kepada mahasiswa semester VII Fakultas Kedokteran UII. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Febuari 2016 pukul 15.00 WIB di kampus FK UII yang terletak di Jl. Kaliurang Km 14,5 Ngaglik Sleman, Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi masal ini dihadiri oleh dokter dan bidan dari Klinik Raisha. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak dari Bio farma sebagai dukungannya dalam kegiatan vaksinasi hepatitis B. Selain itu, klinik Raisha juga bekerja sama dengan RS Condong Catur Yogyakarta untuk melakukan pemeriksaan darah untuk pendeteksian penyakit hepatitis B yang dinamakan cek HbsAg (hepatitis B surface antigen). HbsAg adalah lapisan luar virus hepatitis B yang memicu reaksi datri sistem kekebalan tubuh seseorang.
Betapa pentingnya kegiatan vaksinasi hepatitis B ini kepada mahasiswa kedokteran FK UII. Karena vaksinasi hepatitis B ini merupakan langkah efektif dalam pencegahan hepatitis B. Indonesia sendiri, vaksin hepatitis B termasuk vaksin wajib dalam imunisasi. Proses pemberian vaksin bukan hanya diberikan pada saat bayi namun penting dilakukan pengulangan pada usia dewasa dengan jadwal (0,1,6 bulan). Dengan vaksinasi hepatitis B ini akan mempunyai perlindungan 94-96% terhadap penularan penyakit hepatitis B.

Artikel terkait : BEDA VAKSIN HEPATITIS B DEWASA DAN ANAK BAYI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>