Header-fix-2

  1. Home
  2. »
  3. VAKSIN HEPATITIS
  4. »
  5. VIRUS HEPATITIS B

 

Virus Hepatitis B

Virus Hepatitis B

   Hepatitis disebabkan oleh berbagai macam hal, misalnya alkohol, penyalahgunaan obat, dan infeksi virus. Dari 5 jenis serotipe virus penyebab  penyakit hepatitis pada manusia, diketahui bahwa virus hepattis B (HBV) adalah penyebab dan menjadi beban utama dari semua jenis penyakit hepatitis di dunia.

   Infeksi HBV dapat muncul dalam beberapa bentuk, mulai dari infeksi subklinis tanpa atau dengan gejala minimal, hingga hepatitis akut yang secara klinis nampak dan kadang berat bahkan berpotensi menyebabkan hepatitis B akut yang mengancam jiwa.

   Selanjutnya infeksi HBV dapat menetap sebagai hepatitis kronis (yang didefinisikan sebagai HbsAg positif yang berarti infeksi HBV, menetap minimal selama 6 bulan) dan dapat menyebabkan penyakit liver kronis, sirosis, bahkan hingga kanker hepatoselular.

   Lebih dari 90% bayi dan anak, 10% pada orang dewasa, yang mendapat  infeksi virus hepatitis B akan menderita penyakit hati kronik. Sehingga pencegahan awal terhadap infeksi virus hepatitis B pada usia dini sangatlah penting.

Artikel terkait: Pernyataan Informasi Mengenai Vaksin Hepatitis B

Virus Hepatitis B

   Virus hepatitis B (HBV) adalah virus DNA berukuran 42 nm yang merupakan famili Hepadnaviridae. Tersusun oleh nukleokapsid yang berada di dalam antigen inti dari hepatitis B (HBcAg), mengelilingi gen double stranded DNA dan polimerase DNA dari HBV, dan pembungkus lipoprotein bagian luar yang mengandung antigen permukaan (HBsAg) dan protein pre-S1 dan pre-S2. Dengan gen yang tersusun oleh 3.200 pasangan basa, HBV adalah virus DNA terkecil yang diketahui.

Artikel terkait : VAKSIN HEPATITIS B : DEWASA DAN ANAK BAYI

   Protein HbsAg diproduksi dalam jumlah berlebih, menghasilkan partikel HBsAg berukuran 22 nm berbentuk sferis dan tubular yang bersirkulasi dalam darah orang yang terinfeksi. Protein hepatitis B e (HBeAg) bukanlah bagian dari partikel virus, tetapi terdeteksi dalam serum pasien dengan replikasi HBV yang aktif baik saat kondisi akut ataupun kronis dari hepatitis B. HBeAg hanya disintesis dalam kondisi replikasi virus, dan diekspresikan sebagai IU/ml atau copies/ml.